SultraLight.Net – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun prestasi olahraga daerah.

Melalui partisipasinya pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri II Tahun 2025 di Kudus, Jawa Tengah, KONI Sultra optimis mampu membawa pulang medali emas dari delapan cabang olahraga unggulan yang diikuti.

Kegiatan Chef de Mission Meeting (CDM) dan Delegation Registration Meeting (DRM) yang digelar di Super Soccer Arena (SSA) Djarum Kudus, Minggu (5/10/2025) menjadi momentum penting bagi seluruh kontingen untuk mematangkan persiapan menjelang PON Beladiri II.

Ajang nasional ini akan mempertemukan 2.630 atlet dari 38 provinsi di Indonesia, termasuk 52 atlet terbaik asal Sulawesi Tenggara.

Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh KONI daerah yang telah berpartisipasi aktif dalam PON Beladiri II.

Ia menilai semangat yang ditunjukkan daerah-daerah merupakan wujud nyata dari cita-cita pembangunan sumber daya manusia melalui olahraga.

“Ini bukti semangat pengurus KONI se-Indonesia aktif mendukung kegiatan nasional. PON Beladiri ini juga menjadi bagian dari perwujudan Asta Cita Presiden Prabowo pada poin empat, yakni peningkatan SDM, salah satunya melalui olahraga,” ujar Marciano.

Sementara itu, Sekretaris KONI Sultra, Dr. La Sawali, yang hadir mewakili Ketua Umum KONI Sultra, mengungkapkan bahwa pihaknya mengutus 52 atlet terbaik yang akan berlaga di delapan cabang beladiri, yakni Taekwondo, Pencak Silat, Tarung Derajat, Sambo, Shorinji Kempo, Gulat, Wushu, dan Karate.

“Cabor Taekwondo diikuti 6 atlet, Pencak Silat 10 atlet, Tarung Derajat 3 atlet, Sambo 8 atlet, Kempo 11 atlet, Gulat 5 atlet, Wushu 4 atlet, dan Karate 5 atlet. Seluruh atlet ini telah menjalani Training Centre (TC) intensif selama 25 hari di Bapelkes Kendari,” jelasnya.

Dr. La Sawali menambahkan, seluruh atlet mendapatkan perhatian penuh mulai dari pola latihan, asupan gizi, hingga waktu istirahat, demi memastikan kondisi fisik dan mental mereka berada pada performa terbaik saat bertanding.

“Kami menyiapkan para atlet dengan standar profesional. Harapannya, ketika mereka turun di arena, mereka tidak hanya membawa nama diri sendiri, tetapi juga marwah Sulawesi Tenggara di kancah nasional,” tegasnya.

KONI Sultra juga menargetkan raihan medali emas dari cabang-cabang yang selama ini menjadi langganan podium, seperti Kempo, Silat, dan Taekwondo. Namun, pihaknya menekankan bahwa setiap hasil adalah bagian dari proses pembinaan yang akan terus dievaluasi untuk peningkatan prestasi ke depan.

“Target emas adalah harapan, tapi yang paling penting adalah menunjukkan semangat juang dan sportivitas. Kami optimis Sultra bisa bersinar di Kudus,” pungkasnya.

Dengan persiapan matang dan dukungan penuh dari pemerintah daerah serta masyarakat olahraga Sultra, kontingen beladiri Sultra siap menunjukkan bahwa tanah Anoa tak hanya kaya sumber daya alam, tapi juga kaya akan talenta petarung tangguh yang berjiwa juara.

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan