Terakata – Antrean panjang kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kolaka Timur (Koltim), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali menjadi perhatian masyarakat.

Diketahui, hal tersebut terjadi akibat munculnya isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.

Menanggapi situasi tersebut, aparat kepolisian dari Polres Koltim melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) bergerak cepat dengan mengambil langkah-langkah pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar SPBU.

Upaya ini dilakukan untuk menjaga ketertiban serta menghindari kemacetan yang kerap terjadi akibat antrean kendaraan yang memanjang hingga ke badan jalan.

Kanit Kamsel Lantas Polres Koltim, Brigpol Muh Ikhsan Shiddiq, mengatakan pihaknya rutin melakukan pemantauan serta memberikan himbauan langsung kepada masyarakat yang sedang mengantre BBM.

“Kami secara rutin menyambangi SPBU yang mengalami antrean, himbauan ini penting agar masyarakat tidak terpancing emosi, menjaga jarak antrean, dan tidak melakukan praktik kecurangan yang dapat memperparah kelangkaan,” ujarnya saat ditemui pada Senin (3/11/2025).

Selain memberikan himbauan, kata dia, kehadiran personel Satlantas di lapangan juga bertujuan untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman.

“Fungsi kami adalah memastikan hak pengguna jalan lain tidak terganggu oleh antrean. Kami berupaya keras agar aktivitas warga tetap berjalan normal meski terjadi antrean di SPBU,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa antrean panjang di SPBU Koltim sering menimbulkan kemacetan dan mengganggu aktivitas warga di sekitar lokasi.

“Antrean mobil dan motor sering kali menghalangi usaha warga di sekitar SPBU. Jalan di sini sempit, sementara kendaraan dari arah Kendari dan Kolaka juga ramai, kadang tidak ada yang mau mengalah, akhirnya macet panjang,” keluhnya.

Sebagai penutup, Brigpol Muh Ikhsan Shiddiq berharap masyarakat dapat lebih tertib dan bersabar dalam mengantre, serta ikut menjaga ketertiban umum.

“Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan menaati aturan antrean, tidak memicu kericuhan. Langkah sinergis ini diharapkan dapat menjaga situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di Koltim tetap kondusif,” pungkasnya.

Penulis: Awal

Editor: Aman

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan