Terakata – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka diminta untuk segera mencopot Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Sultra, Ridwan Badallah, dari jabatannya. Sabtu (18/10/2025).

Desakan itu disampaikan oleh Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sultra, Hendrawan Sumus Gia.

Hal tersebut muncul, lantaran serangkaian polemik yang melibatkan Ridwan Badallah, termasuk dugaan pernyataan bernuansa rasis yang dianggap menyinggung suku Muna baru-baru ini.

Hendrawan menilai, tindakan dan sikap Ridwan Badallah tidak mencerminkan sosok pejabat publik yang seharusnya menjadi corong informasi pemerintah dan penyejuk di tengah masyarakat.

“Motivasi saya melaporkan bukan hanya soal penghinaan terhadap suku Muna, tetapi karena Kadis Kominfo Sultra ini sering membuat masalah. Mulai dari kasus pemukulan mahasiswa di Jakarta, perseteruan dengan anggota DPRD Sultra, hingga ribut dengan Kadis Bapenda Sultra Yusuf Mundu saat itu, dan masih banyak lainnya,” ujar Hendrawan, pada Ju’mat (17/10/2025) lalu.

Ia menilai, keberadaan Ridwan Badallah di posisi strategis seperti Kominfo justru berpotensi menimbulkan instabilitas dalam tubuh pemerintahan daerah.

“Sebagai Ketua KNPI Sultra, saya memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga stabilitas dan kelancaran jalannya pemerintahan di Sulawesi Tenggara. Maka dari itu, dengan hormat saya meminta Gubernur ASR untuk mencopot Ridwan Badallah dari jabatannya,” tegasnya.

Menurutnya, jabatan Kadis Kominfo seharusnya diemban oleh sosok yang mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat secara bijak, bukan yang kerap menimbulkan polemik.

“Lucu saja, seorang Kadis Kominfo yang mestinya menjadi penyejuk dan lidah pemerintah malah kerap menimbulkan kegaduhan. Ini bukan yang pertama kali, orang ini memang sering membuat masalah,” pungkasnya.

Penulis: Ilong

Editor: Aman

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan