Terakata – Suasana khidmat menyelimuti prosesi pelantikan Raja baru Kerajaan Mekongga yang digelar di Kowioha, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Sabtu (25/10/2025) lalu.

Acara sakral ini menjadi momen penting dalam perjalanan sejarah dan pelestarian adat Suku Mekongga.

Majelis Kerajaan Adat Nusantara (MKAN) Kolaka secara resmi melantik PYM. Bokeo Anakia Pangeran Hasmito Dahlan, SH., M.Si sebagai Raja Mekongga XXI.

Pelantikan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, mengikuti seluruh tatanan adat dan ritual tradisional Kerajaan Mekongga.

Setiap tahapan prosesi mencerminkan penghormatan mendalam terhadap nilai-nilai luhur warisan leluhur, menegaskan eksistensi budaya yang tetap hidup di tengah arus modernisasi.

“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian figur, melainkan momentum memperkokoh eksistensi adat dan budaya Indonesia,” ujar PYM. Pangeran Hasmito Dahlan, saat ditemui Terakata.co, pada Senin (28/10/2025).

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keutuhan dan kenyamanan hidup bermasyarakat dengan menerapkan nilai-nilai Mepokoaso yang menjadi filosofi luhur suku Tolaki.

Momen bersejarah ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kolaka, perwakilan Raja-Raja Se-Nusantara, serta seluruh Raja Se-Sulawesi Tenggara yang tergabung dalam Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN).

Kehadiran mereka menjadi simbol solidaritas dan pengakuan terhadap suksesi kepemimpinan di Kerajaan Mekongga.

Pelantikan ini juga menjadi bukti kuat bahwa lembaga adat tetap memiliki peran penting dalam pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Kolaka menunjukkan komitmennya untuk bersinergi dengan lembaga adat demi memperkuat jati diri masyarakat dan mendorong kemajuan berbasis nilai-nilai kearifan lokal.

Dengan dilantiknya Raja baru, masyarakat Kolaka menaruh harapan besar agar Kerajaan Mekongga dapat terus berperan aktif dalam memajukan daerah, terutama melalui pengembangan pariwisata budaya dan pendidikan karakter berbasis tradisi lokal.

Penulis: Ilong

Editor: Aman

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan