Terakata – Dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menembus pasar global. Sabtu (01/11/2025).
Bea Cukai Kendari melaksanakan rangkaian kegiatan pemetaan potensi ekspor dan asistensi langsung kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Diketahui kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari, mulai 20 hingga 24 Oktober 2025.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Bea Cukai Kendari untuk memperkuat peran UMKM lokal dalam perdagangan internasional, sekaligus menciptakan iklim usaha yang sehat, efektif, dan berdaya saing di Sulawesi Tenggara.
Dari hasil kegiatan tersebut, Bea Cukai Kendari berhasil memetakan beberapa pelaku usaha yang telah memenuhi tiga unsur utama sebagai UMKM siap Ekspor, yaitu Kualitas, Kuantitas, dan Kontinuitas.
Beberapa di antaranya ialah:
1. UD Al Amien dengan komoditi Rumput Laut Eucheuma Spinosum yang siap diekspor ke China,
2. CV. Buton Indo Tuna dengan komoditi Tuna Loin,
3. CV. Artha Mandiri dengan komoditi Rumput Laut, dan
4. Agus Salim dengan komoditi Kerapu Fresh.
Kepala Kantor Bea Cukai Kendari menjelaskan bahwa asistensi ini menjadi bukti nyata komitmen Bea Cukai dalam mendukung pelaku UMKM untuk naik kelas hingga ke pasar ekspor.
“Bea Cukai Kendari akan selalu memberikan dukungan penuh, mulai dari pemetaan potensi ekspor, asistensi, hingga pelaksanaan ekspor. Seluruh layanan kami tidak dipungut biaya. Kami hadir untuk mempermudah dan melayani,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Bea Cukai Kendari berharap UMKM di Sultra dapat semakin produktif, berdaya saing, dan mampu membawa produk unggulan daerah menuju pasar internasional.
Penulis: Ilong
Editor: Aman









