Sejumlah PPPK Keluhkan Pelayanan BPR Bahteramas Konawe Kantor Kas Soropia, Pihak Bank Sebut Gangguan Jaringan
Terakata – Sejumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di beberapa Kecamatan yang berada di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), mengeluhkan pelayanan BPR Bahteramas Konawe Kantor Kas Soropia, Jum’at (23/1/2026).
Diketahui, kantor Kas Soropia diketahui merupakan unit layanan BPR Bahteramas Konawe yang beralamat di Jalan H. Patong, Toronipa, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe.
Informasih yang diterima Terakata.co , Kantor kas ini melayani beberapa wilayah, di antaranya Kecamatan Morosi, Kapoiala, Lalonggasumeeto, Kalomoare, dan Soropia.
Salah seorang PPPK yang engan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa BPR Bahteramas Konawe memiliki tiga kantor layanan, yakni di Pondidaha, Unaaha, dan Soropia.
Menurutnya, khusus Kantor Kas Soropia melayani lima kecamatan sehingga jumlah nasabah cukup banyak, terutama saat pencairan gaji PPPK.
“Masalahnya itu hari Selasa gaji sudah masuk, tapi belum bisa ditarik. Alasannya sistem masih manual, jadi harus diinput dulu dari kantor induk di Unaaha baru masuk ke kantor kas Soropia,” ujarnya melalui pesan WhatsApp pada Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, pihak bank sempat menyampaikan bahwa pencairan baru bisa dilakukan keesokan harinya pada jam kedua. Hal itu membuat banyak PPPK datang secara bersamaan ke kantor bank.
“Ini kan banyak P3K dari lima kecamatan baru gajian, jadi datang mi semua berbondong-bondong,” katanya.
Namun, lanjut dia, pihak bank kembali beralasan tidak memiliki uang tunai untuk melayani penarikan dan meminta nasabah datang keesokan harinya.
“Alasannya tidak ada uang, disuruh datang besok lagi,” ungkapnya.
Pada hari berikutnya, dirinya mengaku kantor bank justru tutup lebih cepat sekitar pukul 14.00 Wita, padahal menurutnya jam pelayanan biasanya hingga pukul 16.00 Wita.
Alasan yang disampaikan tetap sama, yakni tidak ada uang sehingga penarikan tidak bisa dilakukan.
Ia juga menyoroti kondisi PPPK dan tenaga pelayanan lainnya yang kesulitan meninggalkan tugas hanya untuk mengantre di bank.
Pasalnya, BPR Bahteramas juga melayani tenaga kesehatan tahap satu dan dua.
“Kalau kita tinggalkan kantor untuk antre, kita juga salah karena kita ini orang pelayanan,” tegasnya.
Menangapi hal tersebu, Kepala Kantor Kas BPR Bahteramas Konawe Soropia, Muhammad Kaimuddin Balaka, membantah tudingan tidak adanya pelayanan selama dua hari.
Ia menegaskan bahwa kantor tetap buka, namun terjadi gangguan jaringan.
“Bukan tidak buka pelayanan dua hari, kami buka terus. Hanya memang sempat ada gangguan jaringan dari Telkomsel dan itu terjadi secara menyeluruh,” ujarnya saat dikonfirmasi Pada Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, gangguan jaringan server tersebut membuat pihaknya tidak dapat memastikan waktu pemulihan, sehingga banyak nasabah tertahan.
Menurutnya, informasi soal tidak adanya uang tunai merupakan kesalahpahaman.
“Padahal ada uang, hanya karena jaringan rusak sehingga transaksi tidak bisa dilakukan,” jelasnya.
Sebagai solusi, pihaknya mengambil langkah dengan membantu nasabah yang masih memiliki aktivitas untuk menitipkan slip penarikan.
Sementara bagi nasabah yang rumahnya jauh, pihak bank memfasilitasi transfer melalui BRI Link.
“Kurang lebih ada sepuluh orang yang menitip. Saya bantu transferkan melalui BRI Link, bahkan itu saya lakukan di luar jam kerja sebagai bentuk tanggung jawab,” katanya.
Dirinya mengaku masih menyimpan seluruh bukti transfer nasabah yang telah dibantu pencairannya.
Menurutnya, kata dia gaji PPPK tersebut baru masuk pada tanggal 21 Januari dan hingga 22 Januari baru berjalan dua hari pelayanan.
“Jangan dibilang tidak ada pelayanan, karena pelayanan tetap ada,” tegasnya.
Sebagai penutup, Muhammad Kaimuddin berharap para nasabah, khususnya di wilayah Soropia, dapat memahami situasi dan kondisi yang terjadi.
“Harapan saya, teman-teman nasabah bisa lebih melihat situasi dan kondisi dengan lebih dewasa,” pungkasnya.








